Gaza, PINews.com - Kondisi di Palestina kian memprihatinkan. Berbagai lembaga kemanusiaan tidak ada hentinya menyerukan penghentian pembantaian yang dilakukan pasukan Israel terhadap rakyat Palestina.
Hingga saat ini tercatat dalam 14 hari penyerangan sudah menewaskan 539 warga Palestina 100 diantaranya bahkan anak-anak. Kemudian 29 warga dari pihak Israel juga meregang nyawa akibat serangan roket yang dilancarkan Hamas. Beberapa hari lalu bahkan 14 tentara Israel menjadi korban dalam pertempuran sengit dengan prajurit Hamas.
Kekerasan bahkan sudah meyebar ke wilayah Tepi Barat. Diberitakan warga di Tepi Barat dihujani tembakan oleh tentara Israel. Satu orang dilaporkan tewas dalam aksi tersebut. Sementara warga Palestina membalas tembakan hanya dengan lemparan batu.
Sementara itu, Pemerintah Turki menyatakan berkabung nasional selama tiga hari akibat kebrutalan mliter Israel yang sudah memakan korban ratusan nyawa tak berdosa. Hingga saat ini upaya gencatan senjata masih buntu dari kedua belah pihak. Bantuan internasional bagi warga Palestina terus mengalir baik berupa bantuan pangan, obat-obatan maupun dalam bentuk protes ke pihak Israel.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
