Aljir, PINews.com - Kejutan dari Tim Aljazair yang bermain diluar perkiraan pada Piala Dunia 2014 belum juga usai. Setelah mampu bermain gemilang dan lolos untuk pertama kalinya ke babak 16 besar, anak asuh Vahid Halilhodzic juga mampu membuat Jerman frustasi, meskipun akhirnya menyerah dengan skor 2-1 lewat perpanjangan waktu. Lebih membanggakan lagi pada saat melawan Jerman seluruh skuad Aljazair tetap melaksanakan ibadah puasa.
Kali ini langkah terpuji dan diambil Saphir Taider dkk dengan menyumbangkan seluruh hadiah yang mereka dapatkan pada piala dunia untuk rakyat Gaza yang sedang dilanda konflik.
Jumlah uang yang disumbangkan skuat Aljazair untuk rakyat Gaza cukup banyak. Karena berhasil lolos sampai 16 besar, Aljazair menerima hadiah sekitar USD 9 juta atau Rp 106,2 miliar.
Seperti dikutip dari Bleacherreport, striker Islam Slimani memastikan seluruh anggota skuat Aljazair setuju memberikan seluruh hadiah yang didapat di Piala Dunia 2014 untuk warga di Jalur Gaza yang masih menderita akibat blokade Israel. "Mereka lebih membutuhkan uang ini ketimbang kami," kata Slimani.
Langkah ini membuat rakyat Aljazair bangga dengan timnas mereka. Setelah tiba di Aljazair, seluruh skuad tim diarak ditengah pusat kota layaknya pahlawan.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
