Jakarta, PINEws.com - Niat akusisi BTN oleh Bank Mandiri terus mendapat tentangan dari berbagai pihak terutama para pegawai BTN sendiri. Menurut mereka jika terjadi akuisisi maka pemerintah akan melakukan kesalahan besar danBTN sendiri akan hancur.
"Kami nggak bisa berdiri sendiri lagi, nggak bisa jadi BUMN lagi. Dan yang ada pelayanan malah semakin hancur kalau akuisisi terealisasi," kata Ketua Serikat Pekerja BTN, Satya Wijiantara saat sedang melakukan aksi unjuk rasa bersama ribuan Karyawan BTN di Kantor Pusat BTN, yang berada di bilangan Harmoni, Jakarta Pusat.
Menurut Raby, BTN selama ini melayani masyarakat kelas menengah kebawah sedangkan Bank Mandiri menengah keatas. . "Kami kan melayani masyarakat menengah ke bawah, sedangkan Bank Mandiri untuk menengah ke atas. Dari situ saja sudah beda," tutur Raby.
Sejak pagi tadi ribuan karyawan BTN dari berbagai daerah seperti Jabodetabek, serta perwakilan dari Sumatera, Sulawesi, Jawa Tengah dan daerah lainnya melakukan orasi dengan beratribut spanduk BTN Not For Sale, Tolak Akuisisi, Direktur Utama BTN Maryono Go to Hell.
Selain berorasi menuntut pembatalan rencana akuisisi, unjuk rasa juga di isi dengan kegiatan tabur bunga dan aksi teatrikal bertuiskan RIP Maryono (Dirut BTN) dan Dahlan Iskan (Menteri BUMN). Rencananya para pegawai BTN akan menggelar aksi yang lebih besar pada 27 April mendatang.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
