Jakarta, PINews.com - Presiden Joko Widodo meminta agar Ketua DPR RI Setya Nomengikuti mengikuti seluruh proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini terkait dengan status tersangka untuk kasus korupsi KTP Elektronik (KTP-el).
“Saya minta, saya minta Pak Setya Novanto mengikuti proses hukum yang ada,” demikian Presiden Jokowi seusai menghadiri sarasehan “Mewujudkan Konstitusional DPD RI Tahun 2017”, yang digelar DPD RI, di gedung Nusantara IV DPR Jakarta, Jumat (17/11) pagi.
Seperti diketahui Setya Novanto saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Medika, Permata Hijau setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Kamis (16/11) malam.
Meski kondisi Ketua Umum Golkar ini sedang sakit, Presiden meyakini proses hukum di KPK akan terus dilakukan. “Saya yakin proses hukum yang ada di negara kita ini terus berjalan dengan baik,” ungkap Presiden.
Mengenai kemungkinan pergantian pimpinan DPR terkait status Setya Novanto, Presiden Jokowi tidak menjawab langsung. “Itu wilayahnya DPR,” ungkap Presiden.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
