Jakarta-PINews.com- Didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan sejumlah tamu undangan lainnya, Presiden Joko Widodo meresmikan ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu sepanjang 8 km. Ini merupakan seksi IB dan IC yakni Cipinang Melayu ke Jakasampurna.
Dengan peresmian jalan tol ini, Presiden meyakini akan mengurai kemacetan yang telah bertahun-tahun ada. Nantinya, lanjut Presiden, pembangunan jalan tol ini akan diteruskan ke Tambun (Bekasi).
“Nanti akan diteruskan sehingga akses dari Jakarta menuju ke Bekasi itu akan semakin lancar,” ungkap Presiden Jokowi.
Selain itu, Presiden juga meminta agar pembangunan ruas jalan tol Becakayu yang belum dilakukan segera diteruskan. Soal pembebasan tanah, Presiden optimistis akan selesai, sebagaimana ruas jalan Seksi 1B dan 1C, yang dulu juga tidak ada.
“Saya kira kita jalan terus. Percayalah, kita ikuti terus ini. Dulu pada gak pada percaya 3 tahun yang lalu bahwa ini rampung, kan rampung kan sudah,” lanjut Presiden.
Kehadiran Tol Becakayu selain menambah kapasitas dan pilihan para pengguna jalan, serta membuat jarak tempuh perjalanan menjadi jauh lebih cepat. Apabila selama ini waktu tempuh dari Kota Bekasi menuju Jakarta sekitar 2 jam perjalanan, dengan dioperasikannya Tol Becakayu diperkirakan akan mempersingkat waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan.
Sementara jarak tempuh dari Bekasi ke Kampung Melayu diperkirakan bisa dilalui dalam waktu 30 menit. Tol Becakayu juga akan memperlancar lalu lintas kendaraan logistik menuju Karawang, Cibitung, dan Bandung, karena kendaraan tidak perlu lagi melewati tengah kota. Tapi bisa langsung melalui Jalan Tol Wiyono Wiyoto dan Jalan Tol Lingkar Luar Jakata (JORR).
Oleh karena tariff masih dalam pembahasan, untuk sementara pengguna jalan tol Becakayu tidak dipungut biaya.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
