Jakarta, PINews.com - Setelah memicu berbagai protes dari muslim di seluruh dunia melalui dunia maya, Video penyanyi pop Amerika Katy Perry yang berjudul Dark Horse akhirnya diedit secara digital.
Dilansir Ahram Online, video yang dirilis 20 Februari lalu telah diedit setelah mendapat kritikan keras dan dianggap menyinggung umat Muslim.
Video bertema Mesir kuno, menggambarkan Perry sebagai seorang ratu Mesir. Dalam salah satu adegan seorang pria yang ingin melamarnya mengenakan liontin bertuliskan Allah dalam bahasa Arab. Setelah tersambar petir pria berikut liontin hangus dan berubah menjadi pasir.
Di video yang telah diperbarui, kata Allah di liontin telah dikaburkan. Tak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan Perry atau perusahaan produksi Capitol Records, terkait editing video itu.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
