Jakarta, PINews.com - Kerukunan antar umat beragama terlihat jelas dan terasa begitu kental di Minneapolis, Amerika Serikat. Terlebih setelah Kepolisian St. Paul mengizinkan pegawainya mengenakan jilbab.
"Kami mengucapkan selamat kepala Chief Smith dan Departemen St Paul karena menciptakan lingkungan yang mendukung pegawai Muslim. Keputusan ini memungkinkan lebih banyak perempuan Muslim mempertimbangkan karir sebagai penegak hukum," ujar Direktur Eksekutif CAIR-MN Lori Soraya dalam pernyataannya, seperti dilansir On Islam.
Kadre Mohamed sebagai muslimah keturunan Somalia-Amerika pertama yang bergabung dengan dengan kepolisian St. Paul pun menyambut baik keputusan Kepala Polisi St. Paul, Smith.
Sebelumnya Mohamed sempat khawatir ketika dirinya mendaftarkan diri sebagai penegak hukum yang mengenakan jilbab di AS.
Dia baru saja menyelesaikan East African Junior Police Academy. "Ini menegangkan. Saya ingin menjadi contoh yang baik bagi orang lain, terutama perempuan Somalia," ujar Mohamed.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
