Havana, PINews.com - Sebuah kapal perang Rusia berlabuh di Havana pada Rabu tanpa penjelasan dari Komunis Kuba atau media negara tersebut.
Kapal Viktor Leonov CCB-175, berukuran panjang 91,5 meter (300 kaki) dan lebar 14,5 meter, berlabuh di pelabuhan kapal pesiar daerah Havana, dekat Katedral Ortodoks Rusia, lapor AFP.
Kapal intelijen Vishny, dari kelas-Meridian, yang memiliki awak sekitar 200 orang itu, masuk ke jajaran di Laut Hitam pada tahun 1988 sebelum dipindahkan tujuh tahun kemudian ke armada utara, kata sumber-sumber media Rusia.
Baik pemerintah maupun media pemerintah Kuba telah menyebutkan kunjungan kapal itu, tidak seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya yang dilakukan kapal perang Rusia.
Bekas Uni Soviet adalah negara sponsor Kuba sepanjang tiga dekade Perang Dingin. Setelah periode itu beberapa mengambil jarak di bawah mantan presiden Rusia Boris Yeltsin, ketika negara-negara baru itu membina kerja sama militer, politik, dan ekonomi.
Kapal tersebut dilaporkan dipersenjatai dengan senapan 30mm dan rudal anti-pesawat.
Kunjungannya terjadi pada saat patron ekonomi dan politik Havana saat ini, Venezuela, sedang menghadapi aksi-aksi protes kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.
Pemerintah Komunis Presiden Kuba Raul Castro adalah satu-satunya rezim satu partai di Amerika.
Sumber : Antara
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
