Jakarta, IPNews.com - Ini sungguh menjadi sebuah kejutan di ajang Oscar 2017. Film "Moonlight" didaulat menjadi yang iterbaik Oscar 2017, mengalahkan drama musikal "La La Land" yang menjadi favorit di Academy Awards ke-89.
Film garapan sutradara Barry Jenkins itu mengalahkan "Arrival", "Fences", "Hacksaw Ridge", "Hell or High Water", "Hidden Figures", "Lion", "Manchester by the Sea" dan "La La Land".
Penobatan "Moonlight" sebagai film terbaik sempat diwarnai dengan kejadian luar biasa. Presenter Warren Beatty keliru mengumumkan nama penerima penghargaan dengan menyebut "La La Land" sebagai pemenang, menyebabkan keributan di acara tersebut.
Beatty mengatakan dia diberi amplop yang salah, amplop yang menunjukkan bahwa Emma Stone "La La Land" menjadi aktris terbaik, sehingga dia berpikir "La La Land" merupakan film terbaik Oscar 2017.
Emma Stone meraih penghargaan kategori aktris terbaik untuk perannya dalam film yang bercerita tentang seorang gadis yang mengejar cita-cita menjadi aktris di Hollywood itu.
Selain membawa pulang Piala Oscar untuk film terbaik, "Moonlight", yang bercerita tentang seorang pemuda berkulit hitam di Miami, juga menerima penghargaan kategori skenario adaptasi terbaik.
Sementara "La La Land" total memboyong enam penghargaan, meliputi penghargaan untuk pemeran utama wanita, sutradara terbaik untuk Damien Chazelle, desain produksi terbaik, sinematografi terbaik, musik latar terbaik serta lagu latar terbaik untuk lagu "City Stars", yang dinyanyikan Ryan Gosling dan Emma Stone.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
