Jakarta, PINews.com - Penyadapan sekarang ini menjadi pemicaraan serius menyusul aksi spionase yang dilakukan badan intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA), yang meresahkan banyak pihak, termasuk pengguna jejaring sosial. Sebab diduga bahwa NSA juga menyasar data privasi para pengguna jejaring sosial populer seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, dan Google+.
untuk itu sekarang hadir sebuah jejaring sosial bernama 'Vivaldi' yang diklaim sebagai jejaring sosial teraman di dunia.
Dilansir laman Reuters, Vivaldi adalah platform jejaring sosial asal Islandia yang memiliki fungsi dan fitur dasar sebuah jejaring sosial seperti berbagi foto, email, pesan instan, blog, dan diskusi. Namun jejaring sosial ini diklaim memiliki fitur keamanan yang jauh lebih baik dibandingkan jejaring sosial lainnya.
Lebih lanjut dijelaskan, pada Vivaldi pengguna dijamin tidak akan menemukan banyak iklan digital yang umumnya dimanfaatkan oleh badan intelijen untuk menyusup ke dalam sistem keamanan.
Selain itu, untuk menjamin Privasi dan kebebasan berbicara pengguna, Vivaldi juga dipersenjatai sistem pengamanan terenkripsi sehingga data mereka tidak bisa digunakan pihak lain.
"Saya tak menjamin mampu mengecoh NSA, jadi saya tak akan berjanji. Namun kami tak ragu memastikan bahwa ini merupakan alternatif terbaik dibandingkan layanan serupa lainnya. Ini alasan kami melakukannya lewat Islandia," ungkap Von Tetzchner, pendiri Vivaldi yang juga pencipta browser Opera.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
