Jakarta, PINews.com - Umat Islam di Tanah Air tersengat dengan peristiwa pembakaran Mushalla di Kabupaten Tolikara, Papua. Yang lebih parah pembakaran dilakukan saat umat Islam yang merupakan minoritas di wilayah tersebut sedang melakukan shalat Idul Fitri (17/7).
Front Pembela Islam (FPI) pun mengancam jika aparat dan pemerintah tidak menemukan dalang pembakaran, maka jihadis dari seluruh Indonesia akan bergerak ke Papua untuk mencari sendiri dalang perbuatan kejih itu.
“Jangan sampai lebih 2x24 jam, para perusuh dan aktor intelektualnya serta misionaris asing yang telribat harus segera ditangkap,” tegas Imam Besar FPi, Habib Rizieq.
Habib Rizieq mendesak pemerintah dan aparat untuk segera membongkar dalang peristiwa ini, yang juga melibatkan misionaris asing.
Pembakaran Mushalla di Tolikari memang harus segera diusut tuntas dengan cepat. Pasalnya isu sarah benar-benar sudah ada di depan mata.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
