Jakarta, PINews.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui pemerintah Indonesia saat ini hanya menghentikan impor Alutsista dari Brasil pasca penolakan duta besar Indonesia Toto Riyanto yang ditolak oleh Presiden Brasil Dilma Rousseff.
"Iya (hanya alutsista)," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Rabu (25/2). Namun tidak hanyha alutsista ternyata, pemerintah Indonesia juga akan menghentikan impor dari sektor pertanian. Meskipun nilainya tidak sebesar penghentian Alutsista.
"Saya belum tahu kita impor apa saja tapi sebenarnya yang sekarang kan ada alusista, sedikit hasil pertanian, mungkin kedelai," tambah JK.
Untuk sektor lainnya, pemerintah masih akan menunggu efek domino yang dihasilkan dari dihentikannya impor Alutsista dari Brasil.
Untuk diketahui, pasca pembatalan pemberian Credential Letter (surat persetujuan penempatan duta besar) kepada Duta Besar (Dubes) RI di Brasil Toto Riyanto oleh pemerintah Brasil, hubungan kedua negara sempat merenggang.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
