Jakarta, PINews.com - KPK terus menerus diserang sejak menetapkan BG sebagai tersangka dalam kasus rekening gendut. Salahsatu yang diserang tentu Ketua KPK Abraham Samad yang dituding pernah menggelar pertemuan dengan petinggi PDIP dalam rangka lobi-lobi untuk menjadi Cawapres mendampingi Joko Widodo.
Abraham Samad pun membantah dengan tegas tudingan tersebut. Sementara berbagai pihak juga menjamin tak ada kaitan Abraham Samad dengan petinggi PDIP.
Bahkan melalui mantan penasehat KPK, Abdullah Hehamahua, Abraham Samad mengaku siap mundur sebagai ketua KPK tanpa harus menunggu dibentuknya komite etik KPK yang banyak diserukan berbagai pihak.
Sebelumnya, para petinggi dan politisi senior PDIP ramai-ramai mengamini pernyataan Plt. Sekjen PDIP Hasto Kritiyanto, salahsatunya Tjahjo Kumolo. Namun hingga saat ini bukti konkret adanya pertemuan itu belum ditunjukkan Hasto.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
- Dahlan Iskan : Chairul Tanjung Sempurna Jadi Menko Perekonomian
- Kembali Turun Tangan, Kali Ini Pimpinan KPK Jamin Penangguhan Penahanan Novel Baswedan
- Wapres Harapkan Krisis Qatar Diselesaikan Secara Damai
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
