Jakarta, PINews.com - ISIS kembali berulah, kali ini Akun Twitter Komando Pusat Amerika menjadi sasaran Cybercaliphate atau Kekhalifahan Maya dari ISIS.
Peristiwa ini sangat mengejutkan sekaligus memalukan, mengingat Presiden Barrack Obama berniat menyampaikan pidato tentang kemanan dunia maya.
Cybercaliphate menuliskan pesan “Tentara Amerika Serikat, kami datang, berhati-hatilah". Ada juga status, ”sudah di sini, kami ada di komputer Anda, di setiap pangkalan militer". Selin itu ISIS juga mengunggah daftar nama dan nomor telepon personel militer Amerika Serikat di Twitter.
BBC melaporkan bahwa gedung putih sedang menyelidiki peristiwa ini. namun mereka berkilah bahwa peristiwa ini bukanlah sesuatu yang besar, karena peretasan akun Twitter dan kebocoran data dalam jumlah besar adalah dua hal yang sangat berbeda.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
