Jakarta, PINews.com - Intruksi Presiden Joko Widodo untuk menenggelamkan kapal yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia sempat menjadi polemik, karena dinilai terlalu arogan. Untuk itu TNI sedang merumuskan rencana penenggelaman kapal agar nantinya tindakan tegas itu tidak menuai kecaman dari dunia internasional.
Panglima TNI Jendral TNI Moeldoko mengatakan pihaknya saat ini tengah merumuskan mekanisme yang tepat dalam meneggelamkan kapal pencuri. “Saya perintahkan KASAL disiapkan perencanaan dengan baik. Jangan sampai kita masuk dalam situasi kecaman global. Ini yang harus diwaspadai,” kata Moeldoko seperti yang dikutip dari kantor berita Antara.
Selain penenggelaman kapal pencuri, Moeldoko juga menjamin patroli armada TNI di wilayah NKRI juga mulai ditingkatkan. "Armada RI kawasan Barat (Armabar) dan Armada RI kawasan Timur (Armatim) akan melakukan kegiatan patroli guna menghadapi situasi-situasi yang meningkat,”tambahnya.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
