Jakarta, PINews.com - Partner Pertamina dalam pembangunan kilang Tuban yakni Rosneft mulai mempercepat proses pambangunan dengan mencari partner dari Rusia termasuk partner dalam pendanaan pembangunan.
"Kami.mulai melakukan pembicaraan untuk menggandeng partner dalam joint venture dengan Pertamina, terutama dari pihak perbankan untuk mendanai pembangunan kilang" kata Igor Sechin Chairman of the Management Board Rosneft (21/6).
Dana dari bank nantinya bisa bertujuan untuk mendanai kebutuhan bahan baku dan peralatan untuk membangun kilang Tuban.
Kilang Tuban sendiri adalah kilang baru yang termasuk dalam program RDMP Pertamina dengan kapasitas produksi 300 ribu barel perhari. Sebanyak 20%-25% di antaranya akan memproduksi bahan baku petrokimia dan 75%-80% memproduksi BBM.
Pertamina dan Rosneft sepakat ingin percepat study persiapan joint ventureyang ditargetkan bisa rampung 2016 , sehingga pada tahun 2017 bisa selesai engineering, kemudian groundbreaking bisa dilakukan pada 2018 serta 2021 sudah bisa on stream.
Editor: RI