Jakarta, PINews.com - Hilangnya kontak dengan Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura benar-benar memukul dunia penerbangan INodnesia bahkan dunia. CEO Air Asia Tony Fernandes pun angkat bicara terkait peristiwa ini.
"Kami akan segera memberikan pernyataan lain. Terima kasih atas semua pemikiran dan doa, kita harus harus tetap kuat," tulisnya melalui akun resminya di Twitter pukul 11:54 WIB, Minggu, seperti dilansir kntor berita Antara.
Sebelumnya, Fernandes me-retweet akun resmi Air Asia yang menuliskan, "AirAsia Indonesia dengan menyesal mengkonfirmasi bahwa QZ8501 dari Surabaya ke Singapura telah kehilangan kontak pada pukul 07: 24 pagi ini."
Pada pukul 06.12 WIB pesawat masih terlacak di ATC Jakarta dan pada pukul 06.16 WIB pesawat juga masih terlacak di radar ATC. Kapten Irianto mengatakan ingin menaikan ketinggian karena cuaca buruk.
Djoko mengatakan pada pukul 06.18 WIB pesawat diketahui hilang dari pantauan radar. Petugas ATC pada saat itu terus memantau keberadaan pesawat namun pada pukul 07.55 WIB petugas ATC menyatakan pesawat hilang.
Pihak Air Asia sendiri telah membuka Crisis Center di bandara Internaional Juanda, Surabaya dan pihak keluarga juga sudah dihubungi oleh Air Asia.
Saat ini tim gabungan dari Basarnas dan TNI sudah dterjunkan untuk melakukan pencarian di disekitar daerah hilangnya kontak. Tercatat dalam pesawat jumlah penumpang adalah 155 penumpang, terdiri atas 130 orang dewasa, 24 anak, dan satu bayi.
Editor: RI